FAKTA MATEMATIS & SKENARIO PROYEKSI PENJUALAN PRODUK A & B
Tentu bisa! Namun, ada satu fakta matematis yang perlu diketahui sebelumnya: untuk mendapatkan angka tepat Rp59.280.000 tanpa sisa atau kurang satu rupiah pun, rumus matematikanya membuktikan bahwa hanya ada satu-satunya solusi (yaitu 52 Produk A dan 40 Produk B).
Namun, di dunia nyata, wajar jika kita ingin menargetkan beberapa skenario. Jika Anda bisa menoleransi selisih nominal yang sangat kecil (hanya meleset belasan/puluhan ribu rupiah), saya telah menghitung rasio bertingkat dengan tingkat akurasi paling tinggi.
Berikut adalah 5 tingkatan skenario dari penjualan Produk B terendah hingga mencapai titik maksimal sebelum ia menyalip jumlah Produk A:
Tingkat 1 & 2: Dominasi Produk A
Tingkat 1: Produk B Sangat Rendah
Ini adalah skenario jika produk A benar-benar mendominasi penjualan. (Rasio A banding B ≈ 9 : 1)
102 pcs (Rp49.980.000)
11 pcs (Rp9.295.000)
Tingkat 2: Produk B Menengah ke Bawah
Produk B mulai terjual stabil namun Produk A masih unggul 4 kali lipat. (Rasio A banding B ≈ 4 : 1)
83 pcs (Rp40.670.000)
22 pcs (Rp18.590.000)
Tingkat 3 & 4: Kesenjangan Mengecil & Titik Emas
Tingkat 3: Produk B Menengah ke Atas
Kesenjangan mulai mengecil. (Rasio A banding B ≈ 2,5 : 1)
71 pcs (Rp34.790.000)
29 pcs (Rp24.505.000)
Tingkat 4: Produk B Tinggi (Rasio Presisi / Eksak 13 : 10)
Ini adalah kombinasi emas yang kita bahas di awal. Satu-satunya angka di mana totalnya sempurna tanpa kompromi.
52 pcs (Rp25.480.000)
40 pcs (Rp33.800.000)
Tingkat 5 & Kesimpulan
Tingkat 5: Batas Maksimal Produk B (< Produk A)
Ini adalah titik paling mentok di mana Anda menjual Produk B sebanyak mungkin, tetapi syaratnya masih tidak boleh melebihi penjualan Produk A. (Rasio ≈ 1 : 1)
45 pcs (Rp22.050.000)
44 pcs (Rp37.180.000)
Kesimpulan: Jika Anda membutuhkan target yang benar-benar kaku secara akuntansi (pas di angka Rp59.280.000), Anda harus menggunakan Tingkat 4. Namun jika ini digunakan untuk skenario proyeksi bisnis, Tingkat 1 hingga 3 bisa menjadi acuan target yang sangat mendekati berdasarkan seberapa jauh produk A mendominasi pasar Anda.
Beralih ke Target: Rp61.250.000
Untuk nominal Rp61.250.000, ada satu fakta menarik yang berbeda dari kasus sebelumnya: tidak ada kombinasi eksak (sempurna tanpa sisa) untuk nominal ini. Berapapun jumlahnya, selalu ada sedikit selisih, namun kita bisa mencari yang selisihnya paling minimal.
Jika kita menggunakan pendekatan Tingkat 1 (Produk A sangat mendominasi) dan Tingkat 2 (Produk B mulai terjual stabil tapi A masih unggul), berikut adalah perhitungan rasio dan kuantitas terbaiknya:
1. Pendekatan Tingkat 1 (Rasio A banding B ≈ 9 : 1)
Ini adalah skenario saat Produk A terjual hampir 9-10 kali lipat lebih banyak daripada Produk B. Kombinasi dengan selisih paling tipis di tingkat ini adalah:
106 pcs (Rp51.940.000)
11 pcs (Rp9.295.000)
Rasio Eksak: 106 : 11 (atau sekitar 9,6 berbanding 1)
2. Pendekatan Tingkat 2 (Rasio A banding B ≈ 4 : 1)
Ini adalah skenario saat Produk B lebih banyak terjual, namun Produk A tetap memimpin dengan jumlah sekitar 4 kali lipatnya. Kombinasi terbaik di tingkat ini adalah:
87 pcs (Rp42.630.000)
22 pcs (Rp18.590.000)
Rasio Eksak: 87 : 22 (atau sangat mendekati 4 berbanding 1)
Tambahan (Opsional): Selisih Terkecil
Sebagai tambahan (Opsional): Jika Anda bersedia menurunkan sedikit lagi rasio dominasi Produk A menjadi sekitar 2,5 berbanding 1 (Tingkat 3 pada contoh sebelumnya), terdapat angka yang selisihnya paling kecil dari seluruh kemungkinan yang ada:
75 pcs (Rp36.750.000)
29 pcs (Rp24.505.000)