KEBERMAKNAAN HIDUP SUKARELAWAN PENGATUR LALULINTAS (SUPELTAS) KOTA SURAKARTA
1) Subjek 1 (SP): Dari Sakit Menjadi Berkah
Subjek SP merupakan salah satu anggota Sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas) kota Surakarta yang telah bekerja membantu mengatur ketertiban lalulintas selama 4 tahun (W/SP). Selain menjadi Supeltas Subjek juga bekerja sebagai buruh tani. Sebelum menjadi seorang Supeltas, Subjek SP merasa bahwa kehidupan yang dia jalani kurang bermanfaat serta sering sakit-sakitan.
Awal mula bergabung menjadi Supeltas Subjek diajak oleh teman. Selain itu adanya pula keinginan untuk membantu menertibkan lalulintas secara ikhlas meskipun subjek tahu menjadi seorang Supeltas tidak akan mendapatkan gaji menjadi dorongan subyek untuk menjadi anggota Supeltas. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa selama menjadi relawan Supeltas, Subjek SP pernah mempunyai banyak pengalaman yang positif dan negatif, salah satu pengalaman negatif yang masih berkesan adalah ketika ada seorang pengendara yang nekat dan tidak mau mengaku salah, namun pada kejadian tersebut Subjek SP tetap menanggapinya secara positif dengan cara meminta maaf dan berterima kasih.
Selama menjadi Supeltas, terdapat beberapa harapan yang diharapkan oleh Subjek SP, antara lain terciptanya keselamatan bagi semua para pengguna jalan raya baik yang berada dikota Solo maupun sekitarnya, terciptanya lalu lintas yang lancar tanpa kemacetan, serta Subjek SP berharap mendapat pahal dari Allah.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa Subjek SP mempunyai beberapa keinginan yang belum dapat tercapai dalam hidupnya keinginan-keinginan tersebut meliputi keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang berkah, keinginan untuk menyekolahkan anak-anaknya dan mempunyai kehidupan yang tentram. Menurut Subjek SP, meskipun keinginan yang diharapkan belum dapat tercapai melalui kegiatan menjadi seorang relawan Supeltas namun karena memang Subjek SP sudah memiliki niat yang teguh, maka Subjek SP selalu percaya bahwa semua rejeki telah ada yang mengatur sehingga manusia hanya bisa menjalani dan berpegang teguh pada Allah. Kemudian cara yang digunakan oleh Subjek SP untuk mencapai keinginan-keinginan dan cita-cita dalam hidupnya yaitu dengan cara menabung sedikit demi sedikit, meskipun Subjek SP tidak tahu kapan tercapai namun Subjek SP tetap berikhtiar untuk mencapai keinginan-keinginan yang ingin dia capai.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa Subjek SP beranggapan telah mencapai makna hidup melalui kegiatan menjadi seorang relawan Supeltas. Hal ini dikarenakan Subjek SP sudah mampu memberikan manfaat dengan menyelamat pengguna jalan atau orang lain dan imbalan yang di dapatkan yaitu Subjek SP mendapatkan rejeki dari hasil pemberian orang lain. Selain itu, setelah Subjek menjadi Supeltas hal dirasakan Subjek SP adalah kehidupannya menjadi lebih tenang dan lebih sehat. Hal ini terlihat dari subjek yang sebelumnya sering sakit-sakitnya menjadi lebih sehat setelah menjadi Supeltas.
2) Subjek 2 (RL): Mengabdi Ikhlas & Persaudaraan
Subjek RL merupakan salah satu anggota Sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas) kota Surakarta yang berasal dari kecamatan Gemolong, Subjek RL telah bekerja membantu mengatur ketertiban lalulintas selama 5 tahun (W/RL). Selain menjadi Supeltas Subjek juga beternak burung Lovebird. Hal yang mendorong Subjek untuk menjadi relawan Supeltas berasal dari pengalaman pribadi Subjek RL yang tidak menyukai pangatur lalu lintas dari daerah asalnya yang meminta uang dengan cara memaksa.
Kemudian Setelah pindah di kota surakarta dan melihat bagaimana kegiatan Supeltas di kota Surakarta yang berkerja membantu mengatur lalu lintas dengan ikhlas dan tidak memaksa akhirnya Subjek RL tertarik untuk ikut bekerja menjadi Sukarelawan Supeltas. Kemudian berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa pada awal menjadi Supeltas Subjek RL masih merasa malu dan canggung, namun karena melihat teman-teman serta adanya dorongan dari teman sehingga Subjek RL menjadi lebih tenang.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa Subjek RL mempunyai keinginan dimana Subjek RL berharap bahwa kegiatan menjadi Relawan Supeltas mampu disenangi dan diterima oleh masyarakat serta dapat berkembang di berbagai daerah, melalui kegiatan supeltas ini Subyek RL juga berharap dapat membantu saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan hal ini diwujudkan subyek RL dengan cara berbagi serta mencari dana dari para donatur. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa adanya dorongan dari keluarga serta adanya pengalaman yang berkesan, menjadikan Subyek RL merasa puas dengan kehidupan yang dia jalani saat ini.
Subjek RL beranggapan telah mencapai makna hidup melalui kegiatan menjadi seorang relawan Supeltas. Hal ini dikarenakan Subjek RL sudah mampu memberikan manfaat dengan menyelamat pengguna jalan atau orang lain selain itu Subjek RL juga merasa rasa senang setelah menjadi seorang supeltas, hal ini dikarenakan melalui kegiatan Supeltas, Subjek RL bisa menambah banyak teman dan saudara.
3) Subjek 3 (PW): Membangun Kesadaran Berlalulintas
Subjek PW merupakan salah satu anggota Sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas) kota Surakarta yang berasal dari kecamatan Gemolong, Subjek RL telah bekerja membantu mengatur ketertiban lalulintas selama 2 tahun. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa hal yang mendorong Subjek untuk menjadi relawan Supeltas berasal dari keinginan Subjek PW untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat karena sebelum menjadi Relawan Supeltas Subjek PW merasa kehidupannya kurang bermanfaat.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa Subjek PW mempunyai beberapa harapan yang diharapkan ketika menjadi seorang supeltas, antara lain terciptanya kesadaran berlalulintas sehingga tidak menimbulkan kecelakaan. Selain itu, Subjek PW mempunyai keinginan untuk segera menikahkan anaknya terutama anak-anaknya teleh memiliki umur yang cukup, untuk mencapai kebermaknaan hidup usaha yang dilakukan yaitu melalui kegiatan yang dapat membantu mengurangi kecelakaan untuk meminimalisir resiko adanya korban jiwa. Selain itu dengan adanya dorongan terutama dari anak-anak membuat Subyek PW puas dengan kehidupan yang dia jalani saat ini.
Menurut Subjek PW kehidupan yang dia jalani saat ini seorang relawan pengatur lalulintas, sudah mampu memberikan rasa puas dan rasa nyaman karena dapat membantu orang lain ketika memang dirinya sedang dibutuhkan. Selain itu, Subjek PW juga merasa dirinya telah mencapai kebermaknaan hidup melalui kegiatan yang dia lakukan karena melalui kegiatanya itu iya dapat setiap hari bertemu dengan keluarga.
4) Subjek 4 (RK): 13 Tahun Mengabdi dari Jalanan
Subjek RK merupakan salah satu anggota Sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas) kota Surakarta yang berasal dari kecamatan Gemolong, Subjek RK telah bekerja membantu mengatur ketertiban lalulintas selama 13 tahun. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui awal mula Subjek RK menjadi seorang Supeltas berawal dari dirinya yang menjadi pengamen kemudian setelah ada peraturan baru pada tahun 2006, Subjek RK kemudian membantu seorang mengatur lalu lintas dengan menjadi seorang Supeltas. Kemudian dorongan yang menjadikan Subjek RK untuk menjadi seorang Supeltas adalah naluri untuk membantu ketertiban lalulintas.
Menurut Subjek RK melalui kegiatan menjadi seorang Supeltas, Subyek RK selain dapat mengatur lalulintas, juga dapat membantu orang lain yang membutuhkan hal ini diwujudakan dengan kegiatan bersih-bersih kali dan mendirikan warung barokah yang bertujuan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Subjek RK mengatakan dulu pernah ada kejadian tertabrak oleh mobil taksi namun hal itu tidak membuatnya berputus asa, Subjek RK tetap menjalani pekerjaan menjadi Relawan Supeltas. Selama bekerja menjadi Supeltas Subjek RK mengatakan bahwa dia mendapatkan banyak sekali pengalaman positif yang berkesan yang dia dapatkan selama selama menjadi Supeltas.
Subjek RK juga mengatakan bahwa ada harapan yang diharapkan ketika menjadi seorang supeltas, yaitu adanya kekompakkan, kerukunan dan kekeluargaan dari para anggota Supeltas. Kemudian, berdasarkan hasil wawancara diketahui makna hidup menjadi seorang relawan pengatur lalulintas menurut Subjek RK adalah dapat membantu pengguna jalan. Menurut Subjek RK hal yang membuatnya termotivasi untuk mencapai makna hidup adalah karena tidak semua mampu menjalani kehidupan yang dia jalani saat ini yaitu menjadi seorang relawan Supeltas.
Menurut Subjek RK dengan kehidupan yang dia jalani saat ini Subjek RK belum dapat memberikan rasa puas, hal ini dikarenakan Subjek RK belum dapat menjalankan perintah agama yang baik serta menjauhi larangan-larangan yang tidak diperbolehkan. Namun Subjek RK merasakan kenyamanan dan ketenangan setelah bergabung menjadi Supeltas, hal ini dikarenakan melaui kegiatan menjadi Supeltas Subjek RK mendapatkan pengalaman dan ilmu serta mendapatkan banyak saudara.
5) Subjek 5 (ST): Ikhlas Beramal Meski Fisik Lemah
Subjek ST merupakan salah satu anggota Sukarelawan pengatur lalulintas (Supeltas) kota Surakarta yang berasal dari Banaran Sukoharjo, Subjek RK telah bekerja membantu mengatur ketertiban lalulintas selama 4 tahun. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui awal mula Subjek RK menjadi seorang Supeltas karena diajak seorang seorang teman. Subjek ST juga menceritakan bahwa sebelumnya Subjek ST punya penyakit berupa sakit pinggang dan ginjal. Menurut Subjek ST untuk mencapai kebermaknaan hidup melalui kegiatan yang dia lakukan adalah dengan membantu orang lain dengan ikhlas.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa ada hal yang menjadi keinginan bagi Subjek ST salah satunya adalah ingin menyejahterakan keluarga, serta menberikan bantuan kepada lain sebagai bekal amal nanti ketika beranjak tua, Menurut Subjek ST salah satu keinginan yang belum dapat tercapai adalah mengubah nasib menjadi lebih baik lagi, serta memiliki hidup yang baik seperti orang pada normalnya, Subjek ST juga menuturkan bahwa melalui kegiatan menjadi sukarelawan seperti saat ini, dia tidak yakin mencapai harapan yang dia inginkan. Namun, Subjek ST tetap berusaha untuk bekerja secara ikhlas dan halal demi keluarga.
Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa Subjek RK mengatakan dulu pernah ada kejadian tertabrak oleh mobil taksi namun hal itu tidak membuatnya berputus asa, Subjek RK tetap menjalani pekerjaan menjadi Relawan Supeltas. Selama bekerja menjadi Supeltas Subjek ST mengatakan bahwa pernah mengalami kejadian berkesan, dimana Subjek ST pernah berusaha membantu mengamankan suatu kejadian kecelakaan.
Setalah menjadi Anggota Supeltas Subjek ST merasa bahwa dirinya menjadi lebih sehat dan lebih menyenangkan. Subjek ST merasa dirinya sudah dapat mencapai kebermaknaan hidup meskipun subjek merasa bahwa dia dapat bermakna bagi dirinya sendiri. Menurut Subjek ST hal yang benar-benar bermakna dalam hidupnya adalah dapat membantu orang lain, Subjek ST merasa meskipun kehidupan yang dijalani saat ini serba kekurangan, namun subjek tetap merasa puas, bersyukur serta tetap berusaha melakukan yang terbaik.