Doa Tidur Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah
إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ، فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ، ثُمَّ قُلْ: «اللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِي إلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِي إلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنْكَ إِلَّا إِلَيْكَ، اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ، وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ» ، فَإِنْ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ، فَأَنْتَ عَلَى الْفِطْرَةِ، وَاجْعَلْهُنَّ آخِرَ مَا تَتَكَلَّمُ بِهِ.
قَالَ (البَرَاءُ): فَرَدَّدْتُهَا عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَلَمَّا بَلَغْتُ: «اللَّهُمَّ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ»، قُلْتُ: «وَرَسُولِكَ»، قَالَ: «لَا، وَنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ» .
Sumber:
الراوي: البراء بن عازب | المحدث: البخاري | المصدر: صحيح البخاري
الصفحة أو الرقم: 247 | خلاصة حكم المحدث: [صحيح]
الصفحة أو الرقم: 247 | خلاصة حكم المحدث: [صحيح]
Terjemahan Hadis
"Jika engkau mendatangi tempat tidurmu, maka berwudulah seperti wudumu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu, lalu ucapkanlah: 'Ya Allah, aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu, aku menyandarkan punggungku kepada-Mu, karena berharap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan tempat selamat dari (azab)-Mu kecuali kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada Kitab-Mu yang telah Engkau turunkan, dan kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'
Jika engkau meninggal pada malammu itu, maka engkau meninggal di atas fitrah (Islam).
Dan jadikanlah kalimat-kalimat itu sebagai akhir dari apa yang engkau ucapkan."
Al-Bara' berkata: "Aku mengulangi doa tersebut di hadapan Nabi ﷺ, namun ketika sampai pada kalimat: 'Ya Allah, aku beriman kepada Kitab-Mu yang telah Engkau turunkan', aku mengucapkan: 'dan Rasul -Mu'. Beliau ﷺ bersabda: 'Tidak, (tapi ucapkanlah): dan Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'"
Jika engkau meninggal pada malammu itu, maka engkau meninggal di atas fitrah (Islam).
Dan jadikanlah kalimat-kalimat itu sebagai akhir dari apa yang engkau ucapkan."
Al-Bara' berkata: "Aku mengulangi doa tersebut di hadapan Nabi ﷺ, namun ketika sampai pada kalimat: 'Ya Allah, aku beriman kepada Kitab-Mu yang telah Engkau turunkan', aku mengucapkan: 'dan Rasul -Mu'. Beliau ﷺ bersabda: 'Tidak, (tapi ucapkanlah): dan Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'"
Penjelasan Isi Hadis (Syarah)
Adab Sebelum Tidur: Hadis ini mengajarkan untuk bersuci (wudu) secara sempurna dan posisi tidur miring ke kanan.
Posisi ini lebih sehat bagi jantung dan memudahkan seseorang untuk bangun di akhir malam.
Makna Doa:
- ➤ Menyerahkan wajah: Menitipkan ruh kepada Allah saat tidur.
- ➤ Menyerahkan urusan: Bertawakal sepenuhnya agar dilindungi dari segala keburukan.
- ➤ Menyandarkan punggung: Simbol mencari perlindungan yang kokoh hanya kepada Allah.
- ➤ Berharap dan Takut: Menyeimbangkan rasa harap akan rahmat Allah dan rasa takut akan siksa-Nya.
Keutamaan: Barangsiapa yang membaca doa ini dan ditakdirkan wafat saat tidur, maka ia wafat dalam keadaan Fitrah (di atas agama Islam dan sunah).
Ketetapan Lafal (Tauqifi): Nabi ﷺ mengoreksi pilihan kata "Rasul" menjadi "Nabi".
Hal ini menunjukkan bahwa bacaan zikir dan doa mutlak diucapkan sesuai dengan lafal asli dari Nabi ﷺ karena mungkin terdapat rahasia atau kekhususan pada huruf-huruf tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa bacaan zikir dan doa mutlak diucapkan sesuai dengan lafal asli dari Nabi ﷺ karena mungkin terdapat rahasia atau kekhususan pada huruf-huruf tersebut.