Senin

Perencanaan Kebutuhan di BDRS menurut PMK 91/2015

#bg1
MANAJEMEN DARAH BDRS
PMK No. 91 Tahun 2015: Perencanaan & Logistik
5.3. PERENCANAAN KEBUTUHAN DARAH

BDRS harus menghitung dan merencanakan kebutuhan darah yang akan dimintakan ke UTD dan disimpan di BDRS untuk menghindari terjadinya kekurangan dan kelebihan stok serta darah kedaluwarsa.

DASAR PENGHITUNGAN & PERENCANAAN:

  • Jumlah tempat tidur kasus gawat darurat di RS.
  • Kasus penyakit yang membutuhkan transfusi darah di Rumah Sakit.
  • Kebutuhan darah dan komponen darah di Rumah Sakit selama periode sebelumnya.

Secara umum metoda yang paling mudah untuk memperkirakan kebutuhan darah dan komponen darah adalah dengan melihat penggunaan darah dan komponen darah pada kurun waktu sebelumnya.

TUJUAN: STOK IDEAL HINDARI KEKURANGAN HINDARI EXPIRED

Hasil perkiraan kebutuhan darah dan komponen darah tersebut dianggap sebagai stok darah minimal. Stok darah minimal perlu ditambahkan dengan jumlah darah dan komponen darah untuk kebutuhan kasus gawat darurat sehingga menghasilkan batas stok ideal.

METODE 1: RERATA MINGGUAN

Perkiraan Berdasarkan Rerata Penggunaan Darah Mingguan

LANGKAH-LANGKAH:

  1. Catat penggunaan darah dalam periode 26 minggu.
  2. Bedakan berdasarkan golongan ABO dan Rhesus pada masing-masing minggu.
  3. Keluarkan data penggunaan darah mingguan yang paling ekstrim. (Untuk menghilangkan pengaruh darurat).
  4. Jumlahkan seluruh penggunaan darah.
  5. Bagilah dengan 25, maka hasilnya merupakan perkiraan kebutuhan darah dalam 1 minggu.
DATA 26 MINGGU W1 W2 EXT ... + 23 MINGGU LAIN TOTAL (25 MINGGU) ÷ 25 = KEBUTUHAN 1 MINGGU

METODE 2: RERATA HARIAN

Perkiraan Berdasarkan Rerata Penggunaan Darah Harian

LANGKAH-LANGKAH:

  • Catat penggunaan darah mingguan dalam beberapa bulan (Gol. ABO & Rhesus).
  • Bagilah dengan jumlah hari pada periode tersebut.
  • Tentukan persentase golongan ABO dan Rhesus pada 1 bulan atau lebih.
  • Kalikan rerata penggunaan darah dengan persentase golongan darah.
RUMUS STOK MINIMAL:
(Rerata Harian) X (Jadwal Dropping UTD Hari)

*jadwal dropping setiap 4 hari (sesuai arahan PMI Pusat)

METODE 3: RERATA 'MOVING'

Untuk Penggunaan Darah yang Terus Berubah

ALUR KERJA:

  1. Tentukan periode pencatatan (hari/minggu).
  2. Catat penggunaan darah pada periode tersebut.
  3. Bagilah dengan jumlah hari atau minggu pada periode tersebut.
  4. Hapus data lama dan masukkan data terbaru. (Perlu data jangka panjang).
DATA LAMA DATA AKTIF DATA BARU
5.4. PERMINTAAN & PENERIMAAN

1. PERMINTAAN (REQUEST)

BDRS (Pemohon)


Rutin: Permintaan tertulis kepada UTD setempat (ada kerjasama).

Darurat: Permintaan tertulis kepada UTD manapun (meski tanpa kerjasama).

UTD (Penyedia)


Rutin: Sedia darah siap pakai, cukup & aman.

Khusus: Komponen tertentu/Langka harus dipenuhi.

SISTEM RANTAI DINGIN (COLD CHAIN)

Max pengiriman: 24 JAM

PMI LOGISTIK WB, PRC, WE 2° - 10° C THROMBOCYTE 20° - 24° C FFP & CRYO -25° C

2. PENERIMAAN DARAH

Petugas BDRS menerima darah. Segera simpan darah di tempat penyimpanan yang sesuai (SPO Valid).

PEMERIKSAAN BERSAMA (UTD & BDRS)

Jumlah Darah
Jenis Darah
Golongan Darah
Tgl Kedaluwarsa
Kelengkapan Dokumen
Suhu (Min/Max)
Kondisi Fisik Darah
Label & Kantong
"Semua poin di atas harus tercantum dalam Berita Serah Terima Darah"
#bg2

Infaq Imam Ahmad Rahimahullah

Widget Komik Sedekah ...