RENCANA KERJA STRATEGIS 2026
Bab IV: Strategi Utama & Bab V: Proyeksi Anggaran
4.1 Strategi Keuangan
Pemulihan Likuiditas & Tarif Baru
Implementasi Tarif Baru: Mulai 1 Januari 2026, terapkan tarif BPPD Rp 490.000 per kantong secara penuh untuk semua RS mitra, sesuai Permenkes 504/2025.
Sosialisasi harus dilakukan segera untuk menghindari dispute tagihan.
Gugus Tugas Penagihan Piutang
Bentuk tim khusus untuk menagih piutang macet RS Utama (Rp xxx M).
Target Pelunasan Semester I 2026
Melalui skema potong tagihan klaim BPJS atau suntikan dana talangan Pemkot.
Efisiensi Biaya Pemeliharaan
Lakukan audit teknis terhadap aset gedung dan alat. Biaya pemeliharaan Rp 747 juta di 2025 tidak boleh terulang rutin. Alihkan ke kontrak preventive maintenance yang lebih murah.
4.2 Strategi Operasional
Manajemen Rantai Pasok
Pengadaan Reagen Strategis: Segera lakukan pemesanan reagen IMLTD senilai minimal Rp 500 juta di Januari 2026 untuk mengatasi stok kritis (sisa Rp 11 juta).
Gunakan skema kontrak payung dengan PT Nusa Bina Diagnostika untuk mengunci harga di tengah ancaman inflasi medis 19%.
Mitigasi DBD: Siapkan stok kantong double dan triple lebih banyak di Q1 2026 untuk produksi Trombosit (TC) guna mengantisipasi wabah DBD.
4.3 Strategi SDM
Kesejahteraan Berbasis Kinerja
Rekrutmen tenaga magang/relawan terlatih untuk tugas non-teknis.
BAB V: PROYEKSI ANGGARAN 2026
5.1 Proyeksi Pendapatan
Asumsi: Kenaikan tarif BPPD rata-rata 15% (menuju Rp 490rb) dan pertumbuhan volume 5%.
Rp 1.500.000.000
Rp 1.252.025.560
Rp 1.128.346.896
Rp 1.113.457.088
TOTAL PENDAPATAN: Rp 19.956.334.480
5.2 Proyeksi Belanja
Asumsi: Inflasi bahan baku 15%, Kenaikan Gaji 6,5%, Efisiensi Pemeliharaan 30%.
BAHAN (COGS)
Reagen IMLTD: 4,4 M
Kantong: 2,2 M
BHP Lain: 2,2 M
PEGAWAI
Gaji: 1,92 M
Lembur: 518 jt
Insentif: 650 jt
UMUM
Penyusutan: 1,2 M
Utilities: 900 jt
TOTAL BELANJA: Rp 15.988.485.192
5.3 Proyeksi Surplus
19,95 M
15,98 M
Rp 3.967.849.288
SURPLUS OPERASIONAL
Alokasi Surplus:
BAB VI: PENUTUP
Rencana Kerja Anggaran 2026 ini disusun dengan prinsip kehati-hatian namun optimis.
Kunci keberhasilan tahun 2026 terletak pada disiplin eksekusi penagihan piutang dan ketepatan manajemen stok reagen di tengah ancaman inflasi.
Dengan surplus yang diproyeksikan sebesar Rp 3,9 Miliar, Institusi memiliki kapasitas untuk melunasi kewajiban masa lalu dan melakukan investasi strategis demi pelayanan kemanusiaan yang lebih baik.
DISAHKAN DI: CIREBON
Januari 2026