MANAJEMEN LOGISTIK OSCE
PRINSIP SAFETY STOCK & VALIDASI
PANDUAN VISUAL UNTUK PENGELOLA LABORATORIUM
3.1 PRINSIP "SAFETY STOCK"
KALKULASI KEBUTUHAN REALISTIS
PROYEKSI KEBUTUHAN HANDSCOON
TABEL 3.1: DAFTAR PERIKSA LOGISTIK (H-1)
HANDSCOON
Catatan: Box harus tersegel rapi di meja.MASKER MEDIS
Wajib diganti jika terkontaminasi/basah.ALKOHOL SWAB
Sering kering atau jatuh.TISU LENSA
Krusial di stasiun mikroskop.KERTAS KERJA
Form laporan hasil harus jelas tercetak.SPIDOL/PULPEN
Tinta sering macet. Sediakan cadangan.3.2 DOKUMEN & INSTRUMEN MEJA PENGUJI
RUBRIK TERSTANDAR
Pastikan sesuai blueprint (misal: Flebotomi vs Hitung Jenis).
TIMER & SINKRONISASI
Validasi timer sentral (buzzer) & cadangan (stopwatch).
Timer: Sinkronisasi waktu sangat krusial dalam ujian berdurasi ketat.
Infografis Interaktif: Medical Laboratory Logistics Series
Manajemen Stasiun Istirahat & Karantina
OSCE PREPARATION PROTOCOL
10.1 Protokol Keamanan & Kenyamanan
Stasiun istirahat adalah celah keamanan potensial.
Sterilisasi Informasi: Pastikan di area istirahat tidak ada buku referensi, gadget, atau catatan yang tertinggal dari peserta sebelumnya.
Karantina & Flow Peserta
Karantina Peserta: Dengan 50 peserta, manajemen alur masuk-keluar (in-flow/out-flow) harus ketat.
- Peserta sesi pagi yang selesai ujian (keluar) tidak boleh berpapasan dengan peserta sesi siang (masuk).
- Validasi jalur evakuasi dan jalur pergerakan peserta agar tidak terjadi cross-contamination informasi.
K3 Laboratorium, Limbah & Kedaruratan
11.1 Manajemen Tumpahan (Spill Kit)
Penguji wajib memvalidasi keberadaan Spill Kit Infeksius di setiap stasiun basah: Hematologi, Bakteriologi, Imunoserologi, Parasitologi.
TABEL KOMPONEN WAJIB SPILL KIT
| KOMPONEN | FUNGSI & VALIDASI |
|---|---|
|
ABSORBEN
|
Menyerap cairan (pasir, serbuk gergaji, kain perca, tisu tebal). Validasi: Jumlah cukup untuk tumpahan volume >100ml. |
|
DESINFEKTAN
|
Membunuh patogen (Klorin 0.5% / Tablet NaDCC). Validasi: Cek tanggal kedaluwarsa. Botol spray berfungsi. |
|
APD EKSTRA
|
Proteksi penolong (Goggle, Apron, Heavy Duty Gloves). Validasi: Harus berbeda dari handscoon ujian biasa. |
|
ALAT MEKANIS
|
Mengangkat pecahan kaca (Serok & Sapu kecil disposable). Validasi: Pastikan bersih. |
|
PLASTIK KUNING
|
Wadah limbah akhir. Validasi: Ada label Biohazard. |
Jika terjadi tumpahan darah, Penguji harus segera:
- Menghentikan timer peserta (freeze time).
- Mengawasi prosedur penanganan tumpahan (apakah dilakukan peserta atau laboran sesuai instruksi soal).
- Memastikan area aman, baru melanjutkan waktu.
11.2 Manajemen Limbah Medis
Validasi ketersediaan wadah limbah sesuai kategori warna di setiap stasiun.
-
Safety Box (Kuning/Kardus Tahan Tusuk): Untuk jarum, lancet, pecahan kaca objek. Wajib ada di meja Hematologi dan Bakteriologi.
Jangan sampai penuh > 3/4. - Plastik Kuning (Infeksius): Untuk kapas alkohol berdarah, tip pipet bekas serum.
- Plastik Hitam (Domestik): Untuk kertas pembungkus, tisu kering tak terkontaminasi.
Disusun berdasarkan Protokol Standar Operasional Laboratorium & Ujian OSCE
PROSEDUR & VALIDASI
UJIAN LABORATORIUM
12.1 FORMULIR VALIDASI FISIK H-1
Penguji tidak boleh hanya mengandalkan laporan lisan panitia. Validasi harus terdokumentasi dalam Berita Acara Kesiapan Sarana Prasarana.
CONTOH FORMAT CHECKLIST H-1
| Stasiun | Alat & Fisik | Uji Fungsi & Reagen | Status |
|---|---|---|---|
| HEMATOLOGI | Mikroskop Olympus CX21 2 Unit (1 Utama, 1 Cadangan) |
[v] Lampu Nyala [v] Mekanik Halus Minyak Imersi Jernih |
LAYAK |
| KIMIA KLINIK | Fotometer 5010 1 Unit |
[v] Filter Wheel OK [v] Aspirasi Lancar Glukosa (Exp: 2026) |
LAYAK |
| SITOHISTO | Mikrotom Rotary 1 Unit |
[v] Safety Lock OK [v] Sudut Pisau 5° Pisau Baru Terpasang |
LAYAK |
12.2 PELAPORAN INSIDEN (INCIDENT REPORT)
Jika terjadi kerusakan alat di tengah ujian, penguji mencatat dalam Berita Acara hal-hal berikut:
- 🕒 Waktu kejadian kerusakan.
- ⏳ Durasi penundaan (time lost).
- 🛠️ Tindakan perbaikan (misal: ganti alat cadangan).
- 🎁 Kompensasi waktu yang diberikan kepada peserta.
12.3 KASUS 1: MIKROSKOP "BURAM"
MASALAH: Peserta mengeluh tidak bisa memfokuskan bayangan telur cacing.
PENYEBAB POTENSIAL:
1. Lensa objektif kotor oleh minyak.
2. Slide terbalik (cover glass di bawah).
3. Kondensor turun terlalu rendah.
TINDAKAN PENGUJI:
- Cek cepat lensa 40x. Jika kotor, bersihkan dengan tisu lensa + alkohol.
- Jika slide terbalik, instruksikan peserta membalik (penilaian kompetensi: pengurangan nilai karena kesalahan teknis peserta).
- Jika kondensor, naikkan kondensor.
Validasi Köhler Illumination pada H-1.
12.4 KASUS 2: FOTOMETER ERROR
MASALAH: Peserta melakukan aspirasi sampel namun alat tidak membaca absorbansi (Bacaan "Nol" atau "Error").
- Gelembung udara di flow-cell.
- Volume sampel kurang (< 500 µl).
- Lampu mati mendadak.
- Periksa selang aspirasi. Jika ada gelembung, lakukan wash berulang.
- Jika lampu mati, ganti ke fotometer cadangan segera (stop timer).
🛡️ PENCEGAHAN UTAMA
Lakukan aspiration test berulang saat validasi H-0 pagi hari.
Scroll Up untuk Review