Selasa

Pembekalan OSCE Sarpras Bagian 2

#bg3

MANAJEMEN LOGISTIK OSCE
PRINSIP SAFETY STOCK & VALIDASI

PANDUAN VISUAL UNTUK PENGELOLA LABORATORIUM

3.1 PRINSIP "SAFETY STOCK"

Kesalahan paling fatal dalam manajemen sarana OSCE adalah kehabisan bahan habis pakai (BHP) di tengah sesi ujian. Hal ini memicu panik pada peserta dan merusak konsentrasi.
ZONA BAHAYA (STOK PAS) ! PANIK & HILANG FOKUS ZONA AMAN (BUFFER) N + 20% PRINSIP WAJIB
Untuk 50 peserta, prinsip manajemen logistik yang harus divalidasi penguji adalah N + 20% (Buffer Stock).

KALKULASI KEBUTUHAN REALISTIS

Jika setiap peserta membutuhkan 1 pasang handscoon, maka kebutuhan dasar adalah 50 pasang. Namun, dalam realitas ujian, handscoon robek, jatuh, atau ukuran tidak pas sangat sering terjadi. Maka validasi harus memastikan ketersediaan minimal 60-70 pasang dengan variasi ukuran (S, M, L).

PROYEKSI KEBUTUHAN HANDSCOON

50 KEBUTUHAN
DASAR 70 PAIRS VALIDASI BUFFER
(S, M, L)
🧤💥

TABEL 3.1: DAFTAR PERIKSA LOGISTIK (H-1)

HANDSCOON

Catatan: Box harus tersegel rapi di meja.
N: 50 Pasang
Buffer: 70 Pasang

MASKER MEDIS

Wajib diganti jika terkontaminasi/basah.
N: 50 Pcs
Buffer: 60 Pcs

ALKOHOL SWAB

Sering kering atau jatuh.
N: 50 Pcs
Buffer: 100 (100%)

TISU LENSA

Krusial di stasiun mikroskop.
N: 1 Pak
Buffer: 2 Pak

KERTAS KERJA

Form laporan hasil harus jelas tercetak.
N: 50 Lembar
Buffer: 60 Lembar

SPIDOL/PULPEN

Tinta sering macet. Sediakan cadangan.
N: 5 Pcs
Buffer: 10 Pcs

3.2 DOKUMEN & INSTRUMEN MEJA PENGUJI

Selain alat medis, penguji harus memvalidasi kelengkapan administratif di mejanya sendiri pada H-1.

RUBRIK TERSTANDAR

Pastikan sesuai blueprint (misal: Flebotomi vs Hitung Jenis).

TIMER & SINKRONISASI

Validasi timer sentral (buzzer) & cadangan (stopwatch).

Soal (Vignette) di Pintu dan Meja: Soal harus tertempel di pintu masuk (untuk dibaca 1 menit sebelum masuk) dan tersedia di dalam ruangan. Cek apakah font terbaca jelas dan instruksi tidak ambigu.

Timer: Sinkronisasi waktu sangat krusial dalam ujian berdurasi ketat.

Infografis Interaktif: Medical Laboratory Logistics Series

#bg4

Manajemen Stasiun Istirahat & Karantina

OSCE PREPARATION PROTOCOL

BAB X

10.1 Protokol Keamanan & Kenyamanan

Stasiun istirahat adalah celah keamanan potensial.

Sterilisasi Informasi: Pastikan di area istirahat tidak ada buku referensi, gadget, atau catatan yang tertinggal dari peserta sebelumnya.

GADGET BUKU CATATAN

Karantina & Flow Peserta

Karantina Peserta: Dengan 50 peserta, manajemen alur masuk-keluar (in-flow/out-flow) harus ketat.

  • Peserta sesi pagi yang selesai ujian (keluar) tidak boleh berpapasan dengan peserta sesi siang (masuk).
  • Validasi jalur evakuasi dan jalur pergerakan peserta agar tidak terjadi cross-contamination informasi.
SESI PAGI (KELUAR) SESI SIANG (MASUK) NO CONTACT
BAB XI

K3 Laboratorium, Limbah & Kedaruratan

11.1 Manajemen Tumpahan (Spill Kit)

Penguji wajib memvalidasi keberadaan Spill Kit Infeksius di setiap stasiun basah: Hematologi, Bakteriologi, Imunoserologi, Parasitologi.

TABEL KOMPONEN WAJIB SPILL KIT

KOMPONEN FUNGSI & VALIDASI
ABSORBEN
Menyerap cairan (pasir, serbuk gergaji, kain perca, tisu tebal).
Validasi: Jumlah cukup untuk tumpahan volume >100ml.
DESINFEKTAN
Membunuh patogen (Klorin 0.5% / Tablet NaDCC).
Validasi: Cek tanggal kedaluwarsa. Botol spray berfungsi.
APD EKSTRA
Proteksi penolong (Goggle, Apron, Heavy Duty Gloves).
Validasi: Harus berbeda dari handscoon ujian biasa.
ALAT MEKANIS
Mengangkat pecahan kaca (Serok & Sapu kecil disposable).
Validasi: Pastikan bersih.
PLASTIK KUNING
Wadah limbah akhir.
Validasi: Ada label Biohazard.

SKENARIO TROUBLESHOOTING

Jika terjadi tumpahan darah, Penguji harus segera:

FREEZE TIME HANDLING RESUME
  1. Menghentikan timer peserta (freeze time).
  2. Mengawasi prosedur penanganan tumpahan (apakah dilakukan peserta atau laboran sesuai instruksi soal).
  3. Memastikan area aman, baru melanjutkan waktu.

11.2 Manajemen Limbah Medis

Validasi ketersediaan wadah limbah sesuai kategori warna di setiap stasiun.

SAFETY BOX Jarum, Lancet, Kaca MAX 3/4 PLASTIK KUNING Kapas Darah, Tip Pipet PLASTIK HITAM Kertas, Tisu Kering
  • Safety Box (Kuning/Kardus Tahan Tusuk): Untuk jarum, lancet, pecahan kaca objek. Wajib ada di meja Hematologi dan Bakteriologi.
    Jangan sampai penuh > 3/4.
  • Plastik Kuning (Infeksius): Untuk kapas alkohol berdarah, tip pipet bekas serum.
  • Plastik Hitam (Domestik): Untuk kertas pembungkus, tisu kering tak terkontaminasi.

Disusun berdasarkan Protokol Standar Operasional Laboratorium & Ujian OSCE

#bg5

PROSEDUR & VALIDASI
UJIAN LABORATORIUM

Panduan Teknis Kesiapan & Penanganan Masalah

12.1 FORMULIR VALIDASI FISIK H-1

Penguji tidak boleh hanya mengandalkan laporan lisan panitia. Validasi harus terdokumentasi dalam Berita Acara Kesiapan Sarana Prasarana.

FISIK OK! FUNGSI OK! REAGEN OK!

CONTOH FORMAT CHECKLIST H-1

Stasiun Alat & Fisik Uji Fungsi & Reagen Status
HEMATOLOGI Mikroskop Olympus CX21
2 Unit (1 Utama, 1 Cadangan)
[v] Lampu Nyala
[v] Mekanik Halus
Minyak Imersi Jernih
LAYAK
KIMIA KLINIK Fotometer 5010
1 Unit
[v] Filter Wheel OK
[v] Aspirasi Lancar
Glukosa (Exp: 2026)
LAYAK
SITOHISTO Mikrotom Rotary
1 Unit
[v] Safety Lock OK
[v] Sudut Pisau 5°
Pisau Baru Terpasang
LAYAK

12.2 PELAPORAN INSIDEN (INCIDENT REPORT)

Jika terjadi kerusakan alat di tengah ujian, penguji mencatat dalam Berita Acara hal-hal berikut:

WAKTU KEJADIAN Catat Jam DURASI PENUNDAAN (Time Lost) GANTI ALAT! KOMPENSASI Waktu Tambahan
  • 🕒 Waktu kejadian kerusakan.
  • Durasi penundaan (time lost).
  • 🛠️ Tindakan perbaikan (misal: ganti alat cadangan).
  • 🎁 Kompensasi waktu yang diberikan kepada peserta.

12.3 KASUS 1: MIKROSKOP "BURAM"

STASIUN PARASITOLOGI

MASALAH: Peserta mengeluh tidak bisa memfokuskan bayangan telur cacing.

PENYEBAB POTENSIAL:
1. Lensa objektif kotor oleh minyak.
2. Slide terbalik (cover glass di bawah).
3. Kondensor turun terlalu rendah.

TELUR CACING

TINDAKAN PENGUJI:

  • Cek cepat lensa 40x. Jika kotor, bersihkan dengan tisu lensa + alkohol.
  • Jika slide terbalik, instruksikan peserta membalik (penilaian kompetensi: pengurangan nilai karena kesalahan teknis peserta).
  • Jika kondensor, naikkan kondensor.
🛡️ PENCEGAHAN:
Validasi Köhler Illumination pada H-1.

12.4 KASUS 2: FOTOMETER ERROR

MASALAH: Peserta melakukan aspirasi sampel namun alat tidak membaca absorbansi (Bacaan "Nol" atau "Error").

ERROR! ZOOM: FLOW-CELL GELEMBUNG UDARA
PENYEBAB POTENSIAL:
  • Gelembung udara di flow-cell.
  • Volume sampel kurang (< 500 µl).
  • Lampu mati mendadak.
TINDAKAN PENGUJI:
  • Periksa selang aspirasi. Jika ada gelembung, lakukan wash berulang.
  • Jika lampu mati, ganti ke fotometer cadangan segera (stop timer).

🛡️ PENCEGAHAN UTAMA

Lakukan aspiration test berulang saat validasi H-0 pagi hari.

Scroll Up untuk Review

Infaq Imam Ahmad Rahimahullah

Widget Komik Sedekah ...