Jumat

Diagnosis Anemia pada Anak dan Remaja

Infografis Sains: Anemia pada Anak & Remaja

MISI: DETEKSI ANEMIA!

Panduan Diagnostik untuk Anak & Remaja Tangguh

01. Markas Besar Laboratorium

Anemia bukan sekadar "kurang darah", tapi konsekuensi dari proses patologis yang mendalam. Langkah awal kita dimulai dengan Evaluasi Laboratorium Awal yang mencakup:
CBC, Retikulosit, & ADT
Indeks Eritrosit Utama:
  • MCV: Menentukan Ukuran (Mikro/Normo/Makrositik)
  • MCH/MCHC: Kadar Hemoglobin di dalam sel
  • RDW: Variasi ukuran antar sel (Anisositosis)

02. Data Intelijen: Nilai Normal

Ingat, Prajurit! Nilai rujukan berubah seiring usia. Gunakan tabel koordinat ini:
Usia Hb (g/dL) Hct (%) MCV (fL)
6-23 Bulan12.03678
2-4 Tahun12.53879
12-18 Th (P)14.04190
12-18 Th (L)14.54388

03. Pabrik Sel Darah

Sumsum tulang adalah pabriknya. Bagaimana responnya terhadap anemia? Kita lihat Retikulosit (sel muda tanpa inti).
ERITROPOIESIS
Koreksi Persentase Retikulosit:
< 2% = Gagal Kompensasi (Masalah Produksi)
> 3% = Respon Kompensasi (Penghancuran/Perdarahan)

04. Galeri Bentuk Sel (ADT)

Melalui mikroskop, kita melihat "Wajah" para sel darah merah:

SFEROSIT

Tanpa pucat di tengah. Ada pada Sferositosis Herediter.

SICKLE CELLS

Bentuk sabit kaku. Mutasi Hemoglobin S.

SKISTOSIT

Fragmen sel akibat hancur di pembuluh darah.

TARGET CELLS

Terlihat pada Talasemia.

05. Musuh Utama: Anemia Defisiensi Besi

Penyebab paling umum di dunia! Ada 3 Fase: Penurunan Ferritin (Simpanan), Habisnya Simpanan Makrofag, dan akhirnya ADB Sejati (Mikrositik & Hipokromik).
Fe
Waspada Faktor Risiko:
  • Konsumsi Susu Sapi Berlebihan (Menghambat Besi)
  • Kehilangan Darah (Mimisan, Menstruasi, Gastrointestinal)
  • Penyakit Kronis (Inflamasi meningkatkan Hepcidin)

06. Perang di Pembuluh Darah (Hemolisis)

Saat sel darah merah hancur sebelum waktunya. Bisa Intravaskular (di dalam pembuluh) atau Ekstravaskular (di limpa).
BOOM! HEMOLISIS
Tes Kunci: DAT (Coombs Test) Positif berarti Anemia Hemolitik Autoimun. Jika Negatif, curigai kelainan herediter seperti G6PD atau Talasemia.

07. Raksasa Lemah: Anemia Makrositik

Sel darah merah berukuran besar (MCV tinggi). Seringkali disebabkan oleh Defisiensi B12 atau Folat (Anemia Megaloblastik).
Tanda-tanda Detektif:
  • Neutrofil Hipersegmen pada apusan darah.
  • Defisiensi B12: Sering pada Vegan atau gangguan saraf.
  • Anemia Fanconi: Jika ada kelainan bawaan lainnya.

REFERENSI GLOBAL: Springer Nature Switzerland AG 2019 - Robert T. Means Jr.

Anemia in the Young and Old Diagnosis and Management ; ISBN 978-3-319-96486-7 ISBN 978-3-319-96487-4 (eBook) https://doi.org/10.1007/978-3-319-96487-4

Dibuat untuk Masa Depan Anak Indonesia yang Sehat & Cerdas

Infaq Imam Ahmad Rahimahullah

Widget Komik Sedekah ...