Kamis

Banding Swab Alkohol Flebotomi

Infografis: Uji Tanding Alkohol (Kering vs Basah)

Alkohol Kering vs. Basah

Sebuah Uji Tanding Langsung pada Pasien yang Sama

1. Desain Studi: Uji Tanding (Paired Study)

N = 60 Pasien (Usia 20-50)

Setiap pasien memberikan 2 sampel (satu dari lengan kiri, satu dari kanan).

Lengan Kiri: "ALKOHOL KERING"

70% Isopropyl Alcohol

Dibiarkan Kering Total
(30-35 detik)

Lengan Kanan: "ALKOHOL BASAH"

70% Isopropyl Alcohol (Berlebih)

Diambil Segera
(< 5 detik)

2. Protokol Kualitas (Mencegah Bias Lain)

Langkah-Langkah Mengurangi Hemolisis Eksternal

  • Pasien vena kecil/rapuh ditolak.
  • Tekanan negatif berlebih (syringe) dihindari.
  • Jarum dilepas sebelum transfer sampel.
  • Sampel ditransfer lembut via sisi tabung.
  • Pengocokan sampel dihindari.
  • Semua sampel dianalisis < 1 jam.

3. Apa yang Diukur?

Kenyamanan Pasien

Perbandingan rasa tidak nyaman antara lengan "kering" dan "basah".

Visual Hemolisis

Diperiksa secara independen oleh 3 observer berbeda.

7 Analit Lab

K, Ca, LDH, AST, ALT, ALKP, Glukosa (diukur di Vitros-250).



Infografis: Hasil Uji Alkohol (Kering vs Basah)

Hasil Akhir: Alkohol Kering vs. Basah

Temuan dari Jurnal Clinical and Diagnostic Research

1. Temuan Utama: Hemolisis

0

Sampel Hemolisis

Berdasarkan inspeksi visual oleh 3 observer independen, tidak ada satupun sampel (baik dari lengan "kering" maupun "basah") yang mengalami hemolisis.

2. Temuan Utama: Analit Laboratorium

Tidak Ada Perbedaan Signifikan

Tidak ada perbedaan statistik (p > 0.005) antara sampel "kering" vs "basah" untuk semua 7 analit:

(K, Ca, LDH, AST, ALT, ALKP, Glukosa)

3. Temuan Sekunder: Pengalaman Pasien

51.67%

Rasa Tidak Nyaman SAMA SAJA

28.3%

Rasa Terbakar (di lengan "basah")

20%

Rasa Sejuk (di lengan "basah")

Kesimpulan: Mayoritas (71.67%) pasien merasa sama atau lebih nyaman di lengan "basah".

4. Diskusi: Mitos vs. Fakta

Mitos Pedoman (CLSI)

Harus menunggu alkohol kering untuk mencegah hemolisis dan dilusi.
Kelemahan: Ini memperpanjang waktu torniket, menyebabkan hemokonsentrasi (bias yang nyata).

Fakta Studi Ini

Jumlah alkohol yang sangat sedikit tidak mampu menyebabkan hemolisis atau dilusi.
Kesimpulan: Menunggu alkohol kering tidak perlu.

5. Kesimpulan: 2 Manfaat Utama (Tidak Menunggu)

1. Hindari Hemokonsentrasi

Mengurangi total waktu torniket terpasang, sehingga menghindari bias analit akibat stasis vena.

2. Tingkatkan Efisiensi

Mengurangi total waktu pengambilan sampel, sangat bermanfaat untuk laboratorium dengan volume tinggi.

Infaq Imam Ahmad Rahimahullah

Widget Komik Sedekah ...